Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Burung Murai Batu

Cara mengatasi burung Murai Mabung

Ada waktunya berlangsung siklus alamiah yg berlangsung pd tiap-tiap burung, siklus mabung atau lebih di kenal dng siklus kerontokan bulu. Siklus yg satu ini adalah siklus alami yg tak perlu terlampau di kuatirkan tetapi memanglah butuh sebagian tehnik perawatan. Jika siklus ini berlangsung pd burung Murai Batu punya Anda, bagaimanakah langkah perawatannya? Pada waktu berlangsung siklus mabung, burung Murai Batu memiliki metabolisme tubuh lebih kurang 40 % lebih tinggi. Jika siklus ini berlangsung maka konsumsi gizi berkwalitas benar-benar diperlukan burung Murai Batu. Sebisa-bisanya Anda mesti jauhi pemberian makanan yg memiliki nilai gizi rendah. Di bawah ini panduan langkah menjaga burung Murai Batu saat saat mabung : Tempatkan sangkar atau kandang burung Murai Batu di tempat-tempat yg jauh dari keramaian. Sebisa-bisanya yakinkan burung yg tengah alami siklus mabung ada sendirian dlm sangkarnya, jauhi pertemuan burung yg satu dng burung yg lain, baik sejenis atau...

Tips Merawat Murai Batu

Tips Merawat Murai Batu Mungkin suatu ketika Anda tertarik untuk memelihara Murai Batu. Mengingat, jenis burung ocehan ini memiliki suara yang merdu dan bentuk fisik yang indah. Perlu Anda ketahui, mendapatkan Murai Batu yang berkualitas memang tidak mudah. Akan tetapi merawat Murai Batu agar tumbuh sehat dan memiliki suara yang merdu jauh lebih sulit jika Anda belum mengetahui ilmunya. Mengingat Murai Batu ini termasuk jenis burung yang gampang-gampang susah dipelihara. Nah, bagi Anda yang masih pemula dalam memelihara burung Murai Batu mungkin beberapa tips berikut bisa diterapkan: Kenali lebih jauh tentang burung Murai Batu Sebagai pemula tentu pengetahuan dan pengalaman Anda terkait burung Murai Batu ini masih sangat minim dibandingkan mereka yang sudah aral melintang memelihara dan menangkar unggas ini. Oleh karena ini Anda perlu belajar lebih jauh tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan unggas ini. Cari informasi yang akurat dari berbagai media seperti...

Kandang Murai Batu Minimalis Jauh Lebih Produktif

Kandang penjodohan yang diberi sekat pemisah Burung jenis murai batu sangat identik memiliki ciri khas spesifik dengan menonjolkan sifat fighternya yang sangat kental. Tak dipungkiri burung satu ini tak bisa dipisahkan dari para penghobinya. Maka pantaslah murai batu merupakan salah satu jenis burung yang banyak didambakan berbagai kalangan kicaumania. Seiring dengan membanjiri akan permintaan pasarnya pun, secara otomatis penangkaran khusus si ekor panjang, kini telah menjamur hingga ke berbagai daerah yang tentunya menjadi salah satu lahan usaha yang sangat menjanjikan. Seperti halnya penangkaran murai batu milik Teguh Prabowo (29) yang beralamat di Perum Suci Permai, Kota Garut, kini tengah menjadi sorotan para murai mania dari berbagai kota, dimana dari trah indukannya, sebagian besar memiliki kualitas lomba yang cukup diakui. Secara otomatis regenerasi dari para anakannya pun telah menuai prestasi disetiap lombanya dengan baik. Selain sebagai breeder sejati, sosok s...

Pemuda 26 tahun sukses menangkar murai batu

Muda usianya, tetapi cukup luas pengalamannya dalam penangkaran burung murai batu (MB). Itulah Hasan, pemuda 26 tahun, yang kini sukses menangkar MB di Purwokerto. Sejak SMP (2006) dia sudah beternak kenari, dan setahun kemudian beralih ke murai batu sampai sekarang. HASAN TnT: SUKSES MENANGKAR MB (Foto: Tabloid BNR) Kini di penangkarannya terdapat 16 kandang produktif. Ia berencana menambah empat kandang lagi, sehingga menjadi 20 kandang. Tinggal mencari induk jantan saja. Calon induk betina cukup banyak, karena selama ini tidak dijualnya. Sampai saat ini, penangkaran yang diberi nama TnT Bird Farm sudah menghasilkan sekitar 300 ekor murai batu yang tersebar ke berbagai daerah di Indonesia. Memang masih jauh jika dibandingkan dengan Global Fauna Farm, yang setiap bulan bisa memproduksi 380 anakan. Tetapi untuk pemuda seusia Hasan, ini prestasi yang membanggakan. Kandang TnT Bird Farm terlihat sederhana. Setiap kandang memiliki ukuran 100 cm x 100 cm. Bentuk dan...

Cara Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu

Cara Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu Dalam usaha penangkaran, kita harus dapat membedakan antara Murai Batu jantan dan betina. Murai Batu jantan dan betina memiliki suara yang berbeda, tetapi ketika burung tersebut masih muda dan belum berkicau sulit untuk membedakannya karena secara fisik hampir sama. Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu. 1. Murai Batu Jantan Dewasa Warna bulu didominasi warna hitam pekat dan mengkilat Bulu dada berwarna coklat pekat Badan besar dan terdapat bulu putih di punggung melebar dengan ekor panjang kokoh dan tebal Bentuk kepala besar dan lebar serta meta menonjol Bentuk paruh panjang, kokoh dan tebal Memiliki volume suara keras, merdu, penuh variasi, dan irama lagu yang serasi Memiliki kaki panjang dengan tulang supit udang tebal dan kaku 2. Murai Batu Betina Dew...

Istlah istilah dalam Murai Batu

Istlah istilah dalam Murai Batu Sering kali kita mendengar beberapa istilah dalam dunia murai batu, seperti abangan, trotolan, bahan, setengah jadi, full kroto, ngebatman. Berikut beberapa penjelasan beberapa istilah dalam murai batu tersebut. 1. Abangan Murai Batu Abangan murai batu adalah sebutan untuk piyik murai batu yang baru menetas sampai berumur lima hari. Diistilahkan dengan abangan karena mengacu pada beberapa jenis anakan burung yang baru menetas berwarna merah (dalam istilah jawa "abang"). Walaupun piyik murai batu yang baru menetas berwarna hitam, tetapi mayoritas penangkar menyebut piyik yang baru menetas sampai umur 5 hari dengan istilah abangan. Umumnya para pakar peloloh murai batu membeli abangan dari penangkar antara umur satu sampai lima hari dengan harga yang bervariasi tergantung umur abangan dan murai batu. 2. Murai Batu Trotolan Murai batu trotolan adalah sebutan untuk anak murai batu yang berumur diatas 12 hari sampai belum berganti...

Cara Menjodohkan Murai Batu

Cara Menjodohkan Murai Batu Jika anda telah membuat kandang penangkaran murai batu dan memilih calon indukan murai batu yang akan ditangkarkan, langkah selanjutnya adalah menjodohkan calon indukan murai batu. Pada dasarnya tahap-tahap menjodohkan murai batu sama dengan menjodohkan jalak suren dan menjodohkan cucakrawa. Berikut langkah-langkah menjodohkan burung murai batu: Masukkan kedua calon indukan murai batu ke dalam sangkar yang terpisah, akan lebih baik jika anda menggunakan sangkar yang  digunakan khusus untuk menjodohkan burung. Atur posisi tempat pakan sedemikian rupa, agar tempat pakan dan minum saling berdekatan, sehingga burung merasa seolah-olah makan dan minum bersama. Atur posisi tempat bertengger searah membentuk garis lurus agar dapat saling berdekatan dan tidur berhimpitan, walaupun masih dibatasi sekat pembatas. Tunggu sampai beberapa hari, jika kedua burung mau berkicau saling bersahutan, dan tidur berhimpitan. langkah selanjutnya adalah...

Habitat Alami Murai Batu

Habitat Alami Murai Batu Habitat alami burung murai batu adalah di hutan-hutan atau di semak-semak yang di sekitarnya terdapat aliran sungai. Bila udara cerah, murai batu suka mandi dan hidup secara berkelompok. Sehabis mandi, murai batu biasanya berkicau riang. Murai batu sering mandi di sungai dan berjemur di pepohonan dekat sungai. Biasanya setelah mandi mereka rajin berkicau. Daerah tepian aliran air juga dijadikan tempat bermain mereka dan mencari jodoh. Makanan murai batu adalah makanan sejenis serangga seperti kroto, jangkrik, dan serangga-serangga lainnya. Dalam mencari makanan, murai batu mencarinya sendiri-sendiri, tidak tergantung pada kelompok. Pada malam hari, murai batu tidur di dahan pepohonan. Ketika memasuki masa bertelur, murai batu akan membuat sarang di ranting-ranting dahan. Telurnya akan dierami oleh induknya secara bergantian sampai menetas. Ketika masih kecil, anakan murai batu tersebut disuapi oleh induknya hingga dapat mencari makan sendiri....

Cara Memilih Calon Indukan Murai Batu

Cara Memilih Calon Indukan Murai Batu Kualitas indukan murai batu sangat berpengaruh terhadap kualitas keturunan yang dihasilkan. Oleh karena itu, indukan murai batu yang dipilih harus memiliki kualitas yang tinggi.  Berikut ciri-ciri calon indukan murai batu yang baik : Tidak cacat secara fisik, misalnya kaki tidak pincang, sayapnya tidak patah, secara keseluruhan badannya sehat; Memiliki bentuk badan yang besar dan panjang; Memiliki gerak yang lincah, energik, dan sorot matanya tajam; Telah memasiku masa birahi. Dengan nutrisi yang bagus dan berkualitas, murai batu berumur 10bulan-1 tahun sudah mampu berproduksi secara normal. Memiliki bulu badan, sayap, dan ekor yang bagus, mengkilap, dan utuh serta tidak dalam kondisi mabung Rajin berkicau, jinak dan tidak liar/giras. Jika calon indukan murai batu anda giras/liar/gerabakan jika melihat orang maka anda akan sulit dalam menjodohkan murai batu tersebut Memiliki suara kretekan panjang tidak terputus-putus, mempunya...

Pakan Murai Batu

Sama dengan burung lain pada umumnya, murai batu memerlukan menu pakan yang variatif sehingga ia mendapat kecukupan nutrisi, vitamin, dan mineral. Pakan yang bagus harus mempunyai kelengkapan berikut ini: Nutrisi. Protein dan karbohidrat Vitamin. Vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Bahkan pakan yang baik harus mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCI, Folic Acid, dan Ca-D. Mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Mineral yang diperlukan oleh murai batu adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, tuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium. 1. Pakan Buatan Makanan yang diberikan dalam usaha penangkaran murai batu dalam jumlah yang cukup banyak adalah makan...

Beberapa sebab Burung Murai Batu bakalan cepat matii

Burung Murai Batu Sering kita jumpai para penghoby Burung Murai Batu mengeluh "Murai yang baru saya beli kemaren setelah dirawat 3 hari mati" atau malahan sudah dirawat sebulan dan sudah mulai bunyi tiba tiba mati tanpa sebab yang jelas..... berikut adalah hal-hal yang mempengaruhi umur pendek dari Burung Murai Batu bakalan tersebut. MB baru hasil tangkapan hutan cendrung mempunyai tingkat strees yang sangat tinggi.mengapa bisa demikian, tentu saja MB yang ditangkap dengan cara paksa (dijerat/di jaring bahkan dipancing dengan mata kail ikan) akan mengalami stress sewaktu tertangkap, ditambah lagi dengan kondisi kurung yang tidak bersih (sering terlihat di pedagang pedagang yang jorok) yang terkadang menyatukan semua MB bahan dalam satu kurung kecil kotor yang tentu saja akan menambah tingkat stress MB tsb apalagi jika didalam kurung tsb terdapat MB dewasa yang akan memicu semakin tingginya tingkat stress mb mb muda di dalamnya. MB tangkapan terlalu cepat dij...

Tips memilih dan mengenal lebih dekat dengan murai borneo

Murai Batu Borneo Murai Batu yang dalam literatur ilmiah dinamai copsychus malabaricus dan oleh orang Eropa biasa disebut white rumped shama secara global penyebarannya sangat luas, mulai dari India, China Barat Daya, Asia Tenggara, Semenanjung Malaysia hingga Sunda Besar.  Di Indonesia burung yg termasuk dalam rumpun Turdidae ini banyak sekali jenisnya yang di kalangan hobbiest dibedakan berdasar daerah asal habitatnya. Murai Batu Borneo adalah salah satu jenis yang dikenal di Indonesia selain Murai Batu Sumatera dan Murai Batu Jawa (Larwo). Murai Batu Borneo adalah sebutan kicau mania terhadap spisies murai batu yang berasal dari Pulau Kalimantan. Seperti Murai Batu Sumatera, Murai Batu Borneo juga banyak jenisnya. Walau pun banyak jenisnya tetapi secara umum dikenal tiga jenis Murai Batu Borneo yaitu Murai Batu Palangka, Murai Batu Banjar & Murai Batu Mahkota (Kepala Putih).  Karakteristik Murai Batu Borneo yang sangat mudah dikenali adalah gayanya yan...

Cara Penangkaran dan Menjodohkan Murai Batu

Cara Penangkaran dan Menjodohkan Murai Batu   Berikut cara cara Penagkaran dan Menjodohkan Murai Batu : Siapkan jantan yang sudah siap kawin atau yang sudah berumur 2th, untuk betinanya pilihlah minimal berumur 8 bulan. Untuk masalah kuwalitas jantan dan betina tergantung selera dan dana yang ada, yang penting agar murai batu tidak punah.  Siapkan kandang penangkaranya, ukuran ideal Panjang 1,5m Lebar 1m Tinggi 2m atau bisa juga menyesuwaikan dengan lahan yang ada seperti sangkar gantung. Jika burung dan tempat penangkaranya sudah siap maka masuk dalam tahap penjodohan.  Sebelum dimasukkan ke kandang sebaiknya burung murai batu jantan dan betina di dekatkan dengan jarak 1meter di dalam kurungan yang berbeda selama 3-5 hari agar saling mengenal.  Selanjutnya masukkan Betina lebih dahulu ke kandang penangkaran agar mengenal tempat selama 2 hari, dan kemudian baru masukkan murai batu yang jantannya ke kandang penagkaran.  Perhatian jika yang...

Membedakan Burung Murai Batu Medan, Aceh dan Lampung

Burung Ekor Panjang atau Burung Murai Batu adalah jenis burung pemakan serangga yang memiliki bentuk ekor sangat panjang mencapai 30cm. yang memiliki habitat di hutan belantara sepanjang gunung bukit barisan di Sumatera hingga Aceh. Aceh, Medan dan Lampung adalah pemasok Burung Murai Batu terkenal di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa jenis Burung Murai. Meski Medan terkenal dengan murainya, namun dari kalimantan juga terdapat burung ini meski tidak setenar burung dari medan. Murai Batu Aceh Murai Batu Lampung Murai Batu Medan Antara murai batu medan dan Aceh hampir tidak ada bedanya karena sama sama memiliki ekor panjang, hanya asal muasal burungnya saja. Sedangkan Murai Batu Lampung sedikit ada perbedaan pada panjang ekor yang lebih pendek dari Murai Batu Medan dan Aceh. Namun memiliki body yang lebih besar dari Murai Batu Medan. Sedangkan yang dari Kalimantan atau Murai Batu Borneo ada perbedaan pada Ekornya yang tidak ada warna putih, meskipun memiliki...

Cara Beternak Burung Murai Batu

Memilih Calon Indukan Murai Batu Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah memilih indukan Jantan dan Betina yang berkualitas. Ukuran tentang kualitas dapat bermacam-macam alasan dan motivasi serta tujuan mengembang-biakan burung tersebut. Tapi sebagai dasar utama pemilihan indukan yang berkualitas adalah melihat dari gen indukan tersebut. Oleh karena itu dapat dipertimbangkan tujuan dan motivasi penangkaran sbb: 1. Tujuan Untuk Kompetisi (Lomba) Burung Berkicau. Cari gen indukan jantan yang punya prospek juara. Biasanya burung yang telah mendapat predikat juara disuatu perlombaan besar merupakan acuan calon indukan yang berkualitas. Walaupun acuan ini tidak mutlak dilakukan, tetapi paling tidak sudah mempunyai modal sebagai indukan yang baik, kendalanya barangkali adalah masalah harganya yang cukup tinggi. Cara Beternak Burung Murai Batu Untuk mengatasi hal tersebut di atas, cari alternatif lain yang relatif lebih mudah. Caranya dengan mencari calon indukan yang m...